Sabtu, 22 November 2014

TATA CARA KHUTBAH


السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا

وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَ

أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن

يَاأَيّهَا الّذَيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ حَقّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنّ إِلاّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah
Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah swt atas segala karunia serta hidayah dan berjuta kenikmatan yang  tak terhingga yang telah Dia anugerahkan kepada kita semua.
Shalawat serta salam  selalu tercurahkan kepada  baginda  Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, Selanjutnya marilah kita tingkatkan  takwa  kepada Allah subhanahu wa Ta’ala yakni dengan menjalankan segala perintahNya dan menjauhi segala laranganNya.
Hadirin Rahimakumullah!
Khutbah yang akan saya sampaikan ini ialah syirik. Jika kita menginginkan berjumpa dengan Allah kelak di hari kiamat dan Allah merahmatinya, maka kita harus beramal shaleh dan tidak boleh menyekutukan kepada-Nya dengan sesuatu apapun. Sebagaimana firman Allah yang telah kami baca diatas yang artinya sebagai berikut:
                             أَحَدًا رَبِّهِ  بِعِبَادَةِ يُشْرِكْ وَلَا صَالِحًا عَمَلًا فَلْيَعْمَلْ رَبِّهِ لِقَاءَ يَرْجُو كَانَ فَمَنْ
Artinya:
"Maka barangsiapa menginginkan berjumpa dengan Tuhannya, maka sebaiknya dia beramal shaleh dan tidak menyekutukan dengan beribadah kepada Tuhannya dengan seseorang"

Ayat tersebut memberikan pengertian kepada kita bahwa kita dianjurkan supaya beribadah kepada Allah secara murni tanpa menginginkan pujian orang lain yakni semata-mata karena mengharap Ridho Allah SWT

Doa khutbah pertama

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ

.وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ

 أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ

الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ

فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرّحِيْمِ

Hadirin Rahimakumullah!
Orang yang menyekutukan Allah diharamkan masuk surga dan tempanya yang layak adalah di neraka. Sebagaimana firman Allah berikut ini:
 النَّارُ وَمَأْوَاهُ  الْجَنَّةَ عَلَيْهِ اللَّهُ حَرَّمَ  فَقَدْ بِاللَّهِ  يُشْرِكْ مَنْ إِنَّهُ
Artinya:
"Sesungguhnya orang yang menyekutukan Allah, maka sungguh Allah telah mengharamkannya atas dia masuk syurga dan tempatnya (yang layak) itu neraka"
Ayat tersebut memberikan pengertian kepada kita bahwa Allah telah mengharamkan orang yang menyekutukan-Nya masuk syurga dan sebagai balasannya yang layak bagi dia adalah neraka
Sebagaimana sabda rasulullah yang mengingatkan kita sebagai umatnya supaya menjauhi syirik yang kecil,  apalagi syirik yang besar,beliau bersaba :
"Takutlah kalian pada syirik yang kecil. Para sahabat bertanya : "Wahai Rasulullah! Apakah Syirik yang kecil itu?. Beliau menjawab: "yaitu riya' (pamer). Allah berfirman kelak dihari pembalasan amal-amalnya hamba-hamba (Allah) : "Kalian pergilah kepada orang-orang yang kalian pameri dengan amal-amal kalian di dunia, maka lihat barangkali kalian menjumpai pembalasan pada orang yang kalian pameri itu"  (HR. Ahmat dengan isnad yang bagus dari Ibnu 'Abbas)
Hadirin Rahimakumullah!
Demikianlah khutbah jum'at yang dapat saya sampaikan, mudah-mudahan kita mendapatkan hidayah dan ridho Allah swt serta semoga kita dijauhi dari perbuatan syirik, sesungguhnya allah tidak mengampuni hambanya yang telah menyekutukan-NYA, semoga khutbah jumat ini bermanfaat bagi  bagi kita semua . Amin

DOA Penutup khotbah ke dua

Selasa, 11 November 2014

Persiapan Dalam Berpidato


Dikalangan para ahli pidato, atau orator, atau retor terdapat suatu pemeo sebagai pegangan yang berbunyi sebagai berikut :
“quit  ascendit sine labore, descendit sine honore.”
artinya :siapa yang naik tanpa kerja, akan turun tanpa kehormatan.
dalam hubungannya dengan pidato, makna pemeo tesebut ialah bahwa seseorang yang berpidato tanpa melakukan persiapan, akanmengalami kegagalan; jika gagal, berarti kehormatannya akan jatuh. oleh karena itu, seseorang sebelum naik kemimbar harus melakukan persiapan terlebih dahulu secara seksama. berpidato langsung diatas mimbar menghadapi sejumlah hadirin berbeda dengan berpidato didepan mikrofon distudio atau menghadapi kamera televisi.
berpidato dari atas mimbar menghadapi hadirin secara tatap muka ada untungnya dan ada ruginya. yang dimaksudkan untung disini ialah bahwa si mimbarwan dapat mengetahui tanggapan para hadirin pada saat ia sedang pidato sehingga jika para hadirin tidak menaruh perhatian atau tidak responsive, ia dapat segera mengubah tehnik pidatonya. ruginhya ialah hadirin dapat menunjukkan ketidak senangannya secara spontan, yang tidak jarang berteriak menyuruh orang yang berpidato itu turun dari mimbar. dalam hal inilah makna descendit sine honore atau turun tanpa kehormatan sebagaimana disinggung diatas.
sebelum naik ke mimbar, jauh-jauh sebelumnya perlu ditelaah secara seksama, apakah hadirin yang akana dihadapinya itu bersifat homogen atau  heterogen. dan apakah jumlahnya relative sedikit atau banyak. khalayak yang jumlahnya sedikit akan bersifat rasional. khalayak yang jumlah banyak akan emosional, lebih-lebih kalau sifatnya heterogen. hadirin dengan segala sifatnya itu akan berkaitan dengan pesan yang akan disampaikan kepada mereka dan bahasa yang akan  digunakan. sebuah pidato akan berhasil apabila pesan atau materi yang akan disampaikan sesuai dengan kepentinga  hadirin. dan akan berhasil pula jika bahasa yang digunakan mudah dimengerti sepenuhnya oleh hadirin, mungkin bahasa daerah lebih komunikatif kalau hadirin rata-rata berpendidikan rendah, seperti penduduk desa misalnya.
ada dua cara yang dapat digunakan ketika akan naik mimbar, yakni cara tanpa naskah dan cara dengan naskah. cara mana yang sebaiknya dipakai banyak bergantung pada situasi, sifat pertemuan, pesan yang akan disampaikan, dan hadirin yang akan dihadapi.
a.       pdiato tanpa naskah
pidato tanpa naskah sering disebut pidato secara impromptu atau pidato secara raad libitum yang kadang-kadang disingkat ad lib. pidato dengan cara ini dianggap paling baik karena antara mimbarwan dengan hadirin terjadi personal contact atau kontak pribadi; kedua pihak saling menatap. keuntungan pidato tanpa naskah ini ialah bahwa hadirin menaruh kepercayaan penuh kepada simimbarwan, Karena apa yang dikatakannya adalah pencetusan dari idea tau pemikirannya sendiri. pidato tanpa naskah biasanya dilakukan dalam suatu pertemuan yang tidak menimbulkan banyak resiko, misalnya pidato seorang kepala jawatan dihadapan para karyawannya, pidato didesa atau rukun warga, pidato pada perayaan pernikahan.
meskipun demikian, tidaklah berarti bahwa dalam pertemuan seperti itu, pidato boleh sembarangan sebab, bagaimanapun, sebuah pidato harus menarik hadirin. untuk itu harus ada persiapan. persiapan untuk pidato tanpa naskah dapat dilakukan dengan menyusun rancangan sederhana dengan menetapkan pokok-pokok yang akan disampaikan, maksudnya ialah agar dalam paparannya nanti tidak menyimpang dari tujuan atau tema. pokok-pokok tersebut dapat disimpan dalam benak atau ditulis dalam sehelai kertas; kalau tidak ada kertas tulis, diatas bungkus pun jadilah. yang penting dalam pidato dengan cara seperti itu ialah terpeliharannya kontak pribadi secara saling menatap.  meliirik kepada kertas kecil dengan butir-butir pokok uraian tadi dapat dilakukan secara sekilas tanpa kelihatan oleh hadirin.
ada orator-orator tertentu yang tidak pernah menggunakan naskah dalam situasi pertemuan apapun, baik resmi maupun tidak resmi. ini tidak berarti bahwa mereka tidak melakukan persiapan terlebih dahulu. bahkan ada yang  menyusun pidatonya secara tertulis  dulu mulai dari awal sampai akhir, kemudian dihafalkan. untuk membantu agar  terdapat kesinambungan, maka ditulis butir-butir tertentu diatas secarik kertas yang tidak tampak oleh hadirin.
tidak sedikit pula orator yang karena sudah terbiasa dan merasa yakin atas kemampuannya, berpidato tanpa bantuan catatan secara impromptu sepenuhnya, tetapi mempesona hadirin
b.      pidato dengan naskah
berpidato dengan menggunakan naskah ada keuntungannya, tetapi ada juga kerugiannya. yang dimaksud dengan keuntungan disini ialah bahwa  pidato yang dilakukan akan lancer karena naskahnya disusun jauh sebelumnya sehingga bahasanya baik dan benar, susunan kalimatnya teratur, kata-katanya tepat, dan kontinuitasnya terjamin. yang dimaksud kerugiannya ialah bahwa sewaktu pidato dilakukan, kepala terus menunduk membaca naskah sehingga sedikti sekali kontak pribadi yang penting itu, dan ada kemungkinan hadirin tidak menaruh kepercayaan sepenuhnya karena mereka beranggapan pidato yang dibaca itu bukan buatan sendiri, melainkan hasil kerja orang lain. satu-satunya cara mengurangi kerugian tadi ialah lebih sering menatap hadirin agar lebih banyak terjadi kontak pribadi. dengan sendririnya akan berkurang pula rasa tidak percaya hadirin kepada simimbarwan tadi. akan fatal sekali apabila pidato dilakukan dengan membaca naskah, dan naskahnya sendiri, selain tidak berbobot isinya, juga tidak karuan sistematikanya.
Ø  sikap sebelum, sedang, dan sesudah pidato
ada dua persyaratan mutlak bagi seseorang yang akan muncul dalam mimbar atau forum untuk berpidato. syarat yang pertama adalah apa yang dinamakan source credibility atau kredibilitas sumber, dan yang kedua adalah source attractiveness atau daya tarik sumber.
            hal-hal yang menyangkut kredibilitas sumber telah diterangkan pada pembahasan dimuka mengenai penyusunan naskah pidato. seseorang yang muncul di atas mimbar sudah dengan sendirinya merupakan sumber yang dapat dipercaya sebab tiddaklah mungkin orang muncul dalam forum dan berbicara mengenai hal yang bukan bidangnya. seseorang yang berpidato mengenai suatu persoalan yang bukan bidangnya kemungkinan besar akan gagal dan akan jatuh kehormatannya.
            akan tetapi, meskipun seseorang ahli dalam bidangya, bila ia tidak memperhatikan syarat yang kedua tadi, yakni source attractiveness, kemungkinan besar akan gagal pula dalam pidatonya. seorang yang muncul diatas mimbar harus bersikap sedemikian rupa hingga sebelum berpidato, ketika sedang berpidato, dan seduadh berpidato menarik perhatian segenap hadirin.
a.       sebelum menuju mimbar
sebelum naik ke mimbar, ketika akan menjadi pusat perhatian haadirin, seorang mimbarwan sejal masih dirumah sudah harus memikirkan pakaian apa yang akan dikenakannya. akan janggal sekali apabila ia mengenakan kemeja tangan pendek dihadapan hadirin yang semuanya mengenakan pakaian resmi; jas berikut dasi. sebaliknya, akan janggal pula jika ia mengenakan pakaian resmi, lengkap mengenakan jas berikut dasi, dihadapan penduduk desa yang umunya hidup ddalam keadaan serba tidak cukup. apalagi kalau yang dipidatokannya soal hidup sederhana.
            memang, tidak jarang seseorang dihadapkan pada suatu situasi dimana tidak tahu pasti pakaian apa yang akan dikenakan oleh hadirin, apakah pakaian resmi, setengah resmi, atau bebas. dalam menghadapi situasi seperti itu, barang kali mengenakan setelan safari adalah tindakan yang aman sebab tidak janggal untuk dipakai dalam situasi apapun.
            sikap simpatik sudah harus ditunjukkan ketika ia berada ditengah-tengah pertemuan sebelum dipersiapkan naik ke mimbar. sikap simpatik tidak selalu berarti mengobal senyum, tetapi muka kecut harus dibuang sama sekali; wajar saja. bila pembawa acara mempersilahkan naik mimbar, maka mulai saat itulah si mimbarwan menjadi pusat seluruh  hadirin, sejak berdiri sampai duduk lagi nanti. sejak itu pula sikap tenang harus ditunjukkan; sikap tenang memperlihatkan kepada  percaya diri.
            sebelum berjalan menuju mimbar, akan simpatik tampaknya jika ia member hormat terlebih dahulu kepada pejabat atau tokoh yang duduk dideretan kursi terdepan.
b.      cara bersikap dimimbar
sejak berdiri dimimbar, simimbarwan akan menghadapi tatapan mata hadirin yang seluruhnya memandang kepadanya. bagi seseorang yang sudah terbiasa berpidato, tatapan seperti itu tidak akan berpengaruh apa-apa. akan tetapi, bagi seseorang yang jarang berpidato, apalagi yang baru pertama kali melakukannya, sorotan mata yang menatap kepadanya akan membuatnya gugup, gemetar, dan gentar. ini biasa dinamakan gentar mimbar atau demam panggung (podium vrees)
            cara untuk menghilangkan suasana yang biasa membuat gugup dan gagap seperti itu ialah :
1)      percaya kepada diri sendiri karena sudah melakukan persiapan
2)      bersikap tenang, tidak menunjukkan ketakutan;
3)      menghirup nafas panjang dan dalam tanpa terlihat oleh hadirin
4)      menatap hadirin pada bagian atas matanya, bukan pada matanya yang sedang menyorotkan sinar pandangan
demikian beberapa hal untuk menghilangkan rasa gentar dan gemetar.
sesudah memberikan salam sebagai penunjukkan rasa hormat kepada hadirin, dan sejak mulai sampai mengakhiri pidatonya, seorang mimbarwan hendaknya memperhatikan hal-hal sebagai berikut :
1)      berbicara dengan gaya orisinal, tidak meniru gaya pidato orang lain;
2)      berbicara dengan sikap sama-sama sederajat (talk with the people), tidak menggurui (talk to the people)
3)      berbicara dengan nada naik turun, tidak datar yang menjemukan;
4)      berbicara dengan mengatur tempo agar dapat didengar dan dicerna jelas oleh hadirin, ttegas kapan harus berhenti lama (titik) dan jelas bilamana mesti berhenti sejenak (koma)
5)      berbicara dengan memberikan tekanan-tekanan (stress) pada hal-hal tertentu utnuk mendapat perhatian khusus dari hadirin;
6)      bebricara dengan tetap memelihara kontak pribadi (personal contanct) dengan hadirin
7)      berbicara dengan menunjukkan wajah yang cerah untuk menghadapi simpati hadirin
satu hal yang perlu diperhatikan oleh seorang memibarwan ialah menghadapi hadririn yang merupakan kelompok kecil (small group) harus berbeda dengan menghadapi kelompok besar (large group), misalnya rapat raksasa.
            ddalam komunikasi kelompok kecil (small group communication), suatu pesan akan ditanggapi oleh komunikan secara rasional. para hadirin, ketika sedang mendengarkan pidato, akan menilai isi pidato itu benar atau tidak, logis atau tidak, relevan atau tidak, dan sebagainya.
            dalam komunikasi kelompok kecil, suatu pesan akan ditanggapi oleh komunikan secara emosional, apalagi kalau hadirin itu bersifat missal dan heterogen. hadirin tidak akan semoat berfikir secara saksama, tetapi didominasi oleh emosi yang meluap. dalam situasi seperti itu akan terjadi apa yang disebut contagion mentale atau wabah mental, yakni jika ada seorang saja yang bertepuk tangan. kalau seorang saja berteriak misalnya “hidup pancasila!!!” maka serempak pula seluruh hadirin mengikutinya. hal ini membahayakan seorang mimbarwan atau orator bila pidatonya tidak menarik, baik materinya maupun gayanya.
seandainya seorang saja berteriak “TURUUUNN!!” maka hadirin lainnya secara serempak akan mengikutinya. dalam hubungan ini sikomunikator harus peka dan tanggap. jika tampak gejala yang mengarah kepada situasi seperti itu, ia harus segera mengubah taktik komunikasinya. misalnya dengan menampilkan hal yang menarik perhatian, yang diperkirakan bersangkutan dengan kebutuhan hidup hadirin atau mempersiapkan diri untuk mengakgiri pidatonya dengan terlebih dahulu menampilkan hal yang mengesankan. dengan demikian, ktiks is meninggalkan mimbar, ia tidak kehilangan kehormatan.
            adakalanya seorang mimbarwan hanya muncul beberapa  menit dan mengucapkan beberapa kalimat saja. misalnya dalam suatu pertemuan  yang menurut susuanan acara, sesudah acara sambutan-sambutan akan disajikan hiburan. jika ia hanya muncul sejenak diforum itu, ia akan mendapat simpati dengan tepuk tangan yang meriah sebab hadirin lebih banyak mengharapkan sajian hiburannya daripada pidato-pidato, dan ingin segera menikmati hiburan itu.
c.       saat meninggalkan mimbar
yang tidak kurang pentingnya dalam public speaking atau pidato didepan umum itu ialah saat meninggalkan mimbar. sesudah mengucapkan salam akhir sebagai tanda hormat kepada hadirin, sikap tenang dan tertib harus tetap dipelihara. jika pidatonya menggunakan naskah, lembaran-lembaran kertas itu hendaknya dilipat dahulu dengan tenang, dan dengan  tenang pula dimasukkan kedalam saku baju. demikian pula jika menggunakan kaca mata untuk membaca.
            turunlah dari mimbar dengan wajah ceria disertai sunggingan senyum dan dengan langkah yang mantap dan tenang. akan dinilai simpatik oleh hadirin bila sebelum duduk terlebih dahulu ia memberi hormat lagi kepada orang penting yang telah diberi hormat ketika ia akan menuju mimbar tadi.
itulah beberapa hal mengenai retorika atau public speaking atau pidato dalam praktek, yang kiranya penting untuk diperhatikan, terutama oleh para pemula.
            pembaca buku ini cepat atau lambat bakal menjadi pemimpin, bahkan bukan tidak mungkin pada saat ini berkedudukan sebagai pemimpin. sebagai pemimpin, anda tidak dapat meghindarkan diri dari keharusan berpidato, sedangkan kemampuan pidato itu menyangkut wibawa dan kehormatan. oleh karena itu, memahami teori dan praktek pidato adalah mutlak bagi seorang pemimpin.


Senin, 03 November 2014

MASA KEJAYAAN ISLAM



KEJAYAAN ISLAM
semenjak diutusnya muhammad bin abdullah menjadi nabi, allah subhaanahu wa ta'ala sudah menvonis bahwa ummat beliau adalah ummat akhir zaman. jadi pengertian akhir zaman itu sudah sejak diutusnya nabi muhammad sallallahu ealaihi wa sallam (saw) yang merupakan nabi terakhir. kenyataan bahwa kita adalah ummat akhir zaman menunjukkan bahwa kita saat ini hidup di akhir zaman. menurut hadits shahih, masa akhir zaman ini terbagi menjadi lima. pertama, masa kenabian, saat rasulullah masih hidup. kedua, masa khulafaur rasyidin, mulai abubakar, umar, usman, dan ali. ketiga, masa raja-raja menggigit (maalikan 'adhan), yaitu masa setelah wafatnya ali bin abi thalib radhiyallahu eanhu sampai runtuhnya daulah khilafah utsmaniyah (1924). keempat, masa maalikan jabariyan (penguasa diktator). kelima, masa kembalinya sistem khilafah. saat ini kita hidup di masa yang mana? sekarang masa penguasa diktator, dan sedang hot-hot-nya. ummat islam sedang kalah. tetapi itu memang sudah sunatullah, bahwa ada kalanya menang, ada kalanya kalah. kita pun harus optimis, akan tiba waktunya ummat islam memperoleh kemenangan. kelak penguasa diktator itu bisa dikalahkan kaum muslimin? begitulah menurut hadits. kita akan berperang melawan yahudi, dan yahudi akan hancur. yahudi akan diburu sampai manapun, sampai-sampai pohon dan batu pun bicara, "hai kaum muslimin, di belakangku ada yahudi yang bersembunyi!" kecuali pohon gharqad (semacam kaktus) yang merupakan pohon yahudi. jangan heran, sekarang pohon gharqad itu banyak ditanam oleh orang-orang israel, untuk berlindung dari serangan kaum muslimin. yang dimaksud yahudi itu khusus di israel atau juga termasuk di amerika serikat (as)? yang pasti yahudi israel. kalaupun kemudian yahudi-amerika pindah ke israel, wallahu alam. dan yahudi yang pindah ke israel itu berarti menyatakan diri sebagai musuh ummat islam. dalam sebuah hadits diriwayatkan, sebelum akhir zaman tiba, kaum muslimin akan berdamai dengan bangsa rum. siapa yang dimaksud rum itu? saya cenderung menafsirkan bangsa rum adalah eropa. alasannya bersifat historis. ummat islam atau bangsa arab diapit oleh dua peradaban besar, yaitu peradaban barat (romawi) dan timur (persia). peradaban barat dipengaruhi oleh tadisi-tradisi ahli kitab (yahudi maupun nasrani). timur dipengaruhi oleh kemusyrikan dan paganisme. memang, sekarang ada perluasan akibat globalisasi. pengertian timur tidak lagi hanya persia, tetapi juga china, india, dan lainnya. mereka kategorinya bukan ahli kitab tetapi disebut al-adyaan al-ardhiyah atau agama-agama bumi yang banyak sekali dan didominasi paganisme.

apakah sekarang perdamaian itu sudah berlangsung? sekarang sedang berjalan, meski semu. kenapa? karena yang kini memimpin dunia bukan amiirul mu'miniin. pemimpinnya adalah kalangan rum, yang mengandalkan tradisi yang campur aduk dengan kebatilan sehingga muncul kezhaliman dan ketidakadilan. jadi, perdamaian yang sekarang terjadi lebih tepat diartikan sebagai "kesepakatan untuk tidak berperang". ini terjadi sejak berakhirnya penjajahan resmi oleh bangsa rum terhadap negeri-negeri kaum muslimin.

tampaknya ada kontradiksi. kaum muslimin berdamai dengan bangsa rum, tetapi saat ini rum justru dekat dengan musuh abadi ummat islam yaitu yahudi? bukan dekat, tetapi pengertian tentang bangsa rum sendiri memang sudah campur aduk. ada nasrani dan yahudi-nya sehingga sering disebut judeo-christian civilization (peradaban yahudi-nasrani).

ada pula hadits yang menyatakan, di akhir zaman, iraq akan diboikot oleh bangsa rum. itukah yang terjadi saat ini? ya, sudah dan sedang berjalan.

apa yang akan terjadi setelah itu? kalau mau dirangkai secara kronologis, cukup sulit ya. tetapi di antara tanda-tanda menjelang batas akhir tanda kecil adalah mengeringnya sungai eufrat dan ditemukannya gunung emas di bawah sungai itu. nanti akan berduyun-duyun pasukan dari berbagai bangsa untuk memperebutkan emas itu. setiap seratus manusia datang, 99 di antaranya tewas karena berebut emas. dan rasulullah saw melarang kaum muslimin ikut dalam perebutan itu.

apakah itu berupa serangan as dan sekutu nya terhadap iraq, seperti yang terjadi beberapa saat lalu? kalau itu berebut minyak atau emas hitam. jadi kelak akan ditemukan emas dalam arti yang sebenarnya, bukan emas hitam? saya meyakini itu memang emas yang sebenarnya. isyarat nabi tidak cuma bersifat maknawi tapi juga hakiki. seperti isyarat akan munculnya imam mahdi, saya yakin itu bukan kiasan. sosok imam mahdi memang ada. begitu juga hadits tentang dajjal. dajjal adalah oknum atau person. saat ini oknum dajjal belum muncul, meskipun sistem dajjal sudah bisa kita rasakan.

apa sistem dajjal itu? sistem dajjal adalah sistem kepalsuan, seperti yang berlaku sekarang ini. orang menyebutnya sebagai the new world order (tata dunia baru), meskipun kenyataannya malah tidak ada tatanan. yang disebut pejuang hak asasi manusia justru mereka yang sebenarnya teroris. sedangkan mereka yang dituduh teroris justru sebenarnya orang yang mulia di mata allah swt.

apakah yang anda maksud dengan sistem dajjal itu adalah tatanan kehidupan yang kini dikomandani oleh as? ya. itu tercermin dalam lembaran uang satu dollar as. bagian depan uang itu bergambar presiden as pertama george washington, bagian belakang bergambar piramid yang terpotong. letak gambar piramid ada di belakang, sebagai isyarat bahwa di belakang as itu ada kekuatan lain. di atas piramid ada segitiga bergambar mata satu. di atasnya ada tulisan annuit coeptis (semoga dia senang dengan proyek ini). "dia" yang dimaksud adalah si mata satu. di bawahnya ada tulisan novus ordo seclorum (tatanan dunia baru). artinya, ummat seluruh dunia diharapkan masuk dalam proyek tatanan dunia baru dan menerima kepemimpinan si mata satu. orang yang familier dengan hadits-hadits rasulullah akan paham bahwa yang dimaksud si mata satu adalah dajjal.

kapan sosok dajjal akan muncul? dajjal sudah ada sejak zaman rasulullah saw. hal ini dijelaskan dalam se buah hadits shahih yang panjang, diriwayatkan oleh muslim dari fathimah binti qais. ada seorang pengembara nasrani yang terdampar di sebuah pantai, ia turun dari kapalnya kemudian bertemu dengan binatang aneh. binatang itu mengantarkannya ke sebuah biara.

di biara ada seorang lelaki yang terpasung. si terpasung langsung bertanya, "apakah sungai tiberia sudah mengering? apakah sudah muncul seorang lelaki yang bernama muhammad yang disebut sebagai nabi akhir zaman? apakah lelaki itu sudah diusir oleh penduduk di negerinya sendiri?" pengembara nasrani itu penasaran, kemudian dia menelusuri jazirah arab untuk mencari lelaki yang dimaksud. dia pun bertemu muhammad saw. dia bertanya kepada nabi, "siapa orang yang dipasung itu?"

nabi kemudian menyatakan bahwa lelaki itu adalah dajjal. namun dajjal tidak akan muncul sebelum imam mahdi keluar.

kapan imam mahdi keluar? menurut rasulullah saw, salah satu tandanya adalah meninggal atau terbunuhnya seorang khali fah. namun kekhalifahan sekarang kan sudah tidak ada. menurut saya, khalifah yang dimaksud itu adalah seorang pemimpin negeri muslim yang sangat nyata. amin muhammad jamaluddin, penulis buku "umur ummat islam" asal mesir, menafsirkannya sebagai pemimpin kerajaan arab saudi. kalau memang betul itu, berarti sudah dekat.

anda setuju dengan pendapat itu? tidak setuju sepenuhnya. saya look and see aja. tetapi saya yakin bahwa hadits yang menyatakan wafatnya khalifah itu memang benar. menurut hadits itu, kelak al-mahdi akan muncul lalu dibaiat oleh sekelompok pemuda di ka'bah. penguasa semenanjung arab akan langsung mengirim pasukan untuk menangkap para pemuda itu. tetapi pasukan itu akan dibenamkan ke dalam bumi oleh allah swt, kecuali dua orang saja.

keduanya sengaja diselamatkan agar bisa menceritakan kepada publik bahwa teman-teman mereka telah tenggelam ke dalam bumi. begitu kabar ini tersiar, semua mu'min yang paham hadits-hadits shahih tentang munculnya al-mahdi akan sadar bahwa imam mahdi telah muncul. mereka akan berbondong-bondong untuk berbaiat.

bagaimana jika dihubungkan dengan umur ummat islam? menurut muhammad amin jamaluddin, ketika dia menafsirkan beberapa hadits mengenai umur ummat yahudi, kristen, ummat islam, diisyaratkan umur ummat islam itu 1500 tahun. sekarang sudah 1424 hijriah, jadi tinggal 76 tahun lagi. itu belum dipotong waktu perjuangan muhammad ketika di makkah, yang memakan waktu 13 tahun. jadi umur ummat islam tinggal kira-kira 63 tahun.

nah, kalau masa kekhalifahan di akhir zaman --yang menurut hadits akan berlangsung 40 tahun-- terjadi pada masa damai, maka huru-hara besar itu akan terjadi dalam kurun waktu kurang dari 23 tahun ke depan ini. kemunculan khilafah akan didahului oleh terjadinya huru-hara, dimana kaum muslimin berada di bawah komando imam mahdi.

kemunculan imam mahdi juga akan ditandai dengan munculnya bintang berekor atau komet. menurut yang saya dengar dari para astronom, komet akan muncul tahun 2022. jadi kalau pada saat itu muncul imam mahdi, sebuah perhitungan yang sangat mungkin. bisa jadi kemunculan imam mahdi justru akan lebih cepat daripada itu.

apa ciri-ciri khusus imam mahdi itu? menurut rasulullah saw, namanya seperti nama rasulullah dan ayahnya pun sama dengan ayah rasulullah. ia juga disebut-sebut ngomongnya kurang lancar, sehingga kalau bicara harus menepuk pahanya dulu. apakah itu berarti ia gagap, wallahu a'lam.

saat muncul, imam mahdi berusia berapa? kira-kira seusia nabi ketika pertama kali perang. rasulullah pertama kali perang ketika usianya sekitar 55 tahun, perang badar.

kalau begitu, saat ini sebenarnya imam mahdi sudah ada ya? ya, sudah ada, tapi oleh allah swt belum dimunculkan. kalau sekarang kita tidak tahu imam mahdi itu siapa, bukan hal yang aneh, karena memang ia fenomena yang akan muncul mendadak.

bukankah sudah ada beberapa orang yang mengaku sebagai imam mahdi? tidak bisa. imam mahdi itu dibaiat oleh 313 pemuda di kabah. jumlah itu sama dengan pasukan perang badar. baiatnya bersifat terbuka, meskipun sebenarnya imam mahdi enggan dijadikan pemimpin. kalau ada yang mengaku-aku imam mahdi, itu omong kosong.

apakah kelak imam mahdi akan memimpin kekhalifahan islam? ya. sebelum itu ia akan memimpin beberapa peperangan dalam rangka meruntuhkan tatanan dunia baru ini. perang meruntuhkan maalikan jabariyan (penguasa diktator) ini dimaksudkan untuk mewujudkan the next world order (tatanan dunia kelak).

peperangan apa saja itu? ada empat perang besar. pertama, perang melawan penguasa semenanjung arab. kaum muslimin menang. kedua, perang melawan penguasa zhalim persia, juga menang. ketiga, pe rang melawan rum atau eropa, juga menang. terakhir perang melawan dajjal dan 70 ribu tentara yahudi.

ketika imam mahdi sedang berkonsolidasi di damaskus (suriah), waktu shalat shubuh tiba. iqamat dikumandangkan, lalu imam mahdi hendak maju menjadi imam. muncul tanda besar kedua akan terjadinya hari kiamat, yaitu isa ealaihissallam (as) turun di menara putih, masjid sebelah timur damaskus.

imam mahdi memohon agar isa yang menjadi imam shalat. namun isa as menolak, "demi allah, inilah kelebihan ummat muhammad, sebagian engkau menjadi pemimpin sebagian ummat lainnya. engkau pemimpin ummat ini, imam mahdi, engkau yang memimpin shalat. aku menjadi ma'mum."

sesudah shalat, mereka bertolak menuju hari bertemunya dua pasukan. yaitu pasukan kaum muslimin yang dipimpin imam mahdi dan nabi isa as, melawan pasukan yahudi yang dipimpin dajjal.

perang ini terjadi dimana? persisnya saya tidak tahu, tetapi tidak jauh dari baitul maqdis. menurut hadits, ketik a melihat isa as dari kejauhan, dajjal "mengkerut" lalu berusaha kabur. ia dikejar terus oleh nabi isa sampai akhirnya terbunuh di pintu lod, salah satu pintu masuk ke baitul maqdis. dajjal tewas tertusuk tombak. nabi isa as lalu mengangkat tinggi-tinggi tombak itu, supaya orang-orang yang selama ini percaya pada dajjal dan menganggapnya sebagai tuhan, menyadari bahwa sikap itu keliru.

kekhalifahan nanti pusatnya dimana? pusatnya di baitul maqdis.

setelah umur ummat islam berakhir, apa yang terjadi kemudian? menurut hadits, setelah khilafah berdiri, kemakmuran akan terjadi dimana-mana. pada masa itu tetap ada orang kafir, sampai pada masa tertentu allah swt mendatangkan tanda akhir zaman, yaitu hembusan angin sepoi-sepoi dari arah yaman (selatan). itu terjadi setelah wafatnya isa ibnu maryam. semua orang islam, hatta yang hanya punya keimanan sebiji zarah, akan menghirup udara itu dan meninggal dengan damai. ya sudah, selesai. berakhi rlah umur ummat islam.

di dunia tinggal ummat yang kafir 24 karat. terjadilah kekacauan dan kehancuran luar biasa, karena tidak ada lagi amar ma'ruf nahiy munkar. nabi menggambarkan, saat itu manusia tak akan malu-malu bersenggama seperti keledai di jalanan. makkah dan madinah dihancurkan, sehingga datanglah kiamat yang mengerikan. alhamdulillah, ummat islam tidak akan mengalami fase penghancuran yang amat mengerikan itu.

tidak banyak ulama atau ustadz yang concern bicara tentang tema akhir zaman. ihsan tandjung pun menyadari hal itu. bahkan ia kerap mendengar celoteh masyarakat, yang mengungkapkan ketidaksukaannya kepada muballigh yang bicara tentang akhir zaman, syurga, dan neraka. "masyarakat kita menganggap kehidupan akhir zaman sebagai hal yang tidak penting," ihsan menyimpulkan.

meski begitu, ihsan tetap percaya diri untuk terus maju. imam mahdi, dajjal, armageddon, kiamat, adalah kosakata yang kerap meluncur dari bibirnya ketika ceramah. "m asyarakat harus terus diingatkan," alasannya.

ihsan juga terus mengingatkan agar kaum muslimin waspada terhadap fitnah kaum yahudi yang mengepung dari segala penjuru. "dunia saat ini memang sangat tidak ramah terhadap nilai-nilai keimanan," ujarnya sewaktu ceramah di sebuah instansi pemerintah di jakarta.

konflik kaum muslimin dengan yahudi memang sudah sunnatullah. ihsan menyebutnya sebagai sunnah at-tadafu' al-insany (ketentuan ilahi berupa pergolakan antarmanusia). "konflik antara ummat islam dan yahudi adalah konflik hakiki," kata penulis buku "pertarungan abadi" ini.

selain tema-tema memahami zaman, menurutnya, jika kita menghayati desain besar allah untuk mengakhiri zaman ini, maka berbagai friksi dan ketegangan yang terjadi di antara gerakan islam menjadi kurang relevan. "kita harus semakin rajin merapatkan barisan, seperti pada shalat berjama'ah," katanya.

menurut anda, kenapa tema tentang akhir zaman kurang disukai oleh masyarakat? tidak aneh, sebab itu sudah diisyaratkan nabi sejak berabad-abad yang lalu. kata rasulullah saw, "dajjal tidak akan muncul sebelum ummat manusia lupa membicarakan dajjal dan imam-imam di mimbar pun tidak menerangkan lagi tentang dajjal."

rasulullah juga sudah menganjurkan agar kita berdoa usai membaca tahiyat akhir di setiap shalat, seperti diriwayatkan imam bukhari. isi doa itu adalah permohonan agar kita terhindar dari fitnah jahanam, fitnah dunia, dan fitnah dajjal. sayang, ummat islam sering mengabaika n masalah ini.

kenapa anda concern bicara tentang tema ini? huru-hara akhir zaman itu sudah sangat dekat. ummat harus diingatkan. kalau tidak, saya khawatir mereka tidak sanggup mengantisipasi huru-hara atau munculnya imam mahdi itu. misalnya, bila nanti imam mahdi muncul, mereka tidak bergabung tetapi malah mencaci maki. bisa saja nanti cnn akan memberitakan bahwa imam mahdi itu seorang teroris. kalau kita ikut-ikutan, kan repot.

selama ini, tema akhir zaman biasanya cuma menjadi serpihan-serpihan lepas dari tema yang lain. padahal nabi telah menjelaskan kepada kita akan adanya grand design dari allah. mestinya ummat berlomba-lomba untuk menyesuaikan diri dengan grand design itu, yang pasti akan tetap berjalan terlepas apakah kita setuju atau tidak.

kita jangan cuma mengandalkan otak sendiri dalam merancang perjuangan. kekalahan ummat islam saat ini sudah amat parah, bagaimana otak kita akan mengalahkan musuh? kalau kita di suruh membuat pesawat f-16, belum tentu dalam waktu 100 tahun bisa. tentu saja kita tidak boleh menjadi fatalis. kita harus berbuat semaksimal mungkin. dan ada satu momentum yang harus diantisipasi. begitu momentum itu datang, namun kita tolak, maka berarti kita kehilangan peluang untuk menjemput kemenangan. kita harus terlibat di dalamnya.

ada sebagian orang berpendapat, hadits-hadits tentang akhir zaman itu derajatnya tidak sampai mutawatir. bagaimana menurut anda? saya ini bukan ahli hadits ya. tetapi tanda-tanda akhir zaman yang ditulis para ulama rasa-rasanya tidak pernah luput membahas tentang imam mahdi.

apa yang seharusnya dilakukan ulama, berkaitan dengan huru-hara akhir zaman? mestinya para ulama banyak berbicara tentang ini, harus bisa menjadi sumber ilmu bagi kita. anehnya, justru orang yang menulis buku-buku akhir zaman berasal dari orang teknik. misalnya amin muhammad jamaluddin, penulis buku "umur ummat islam", berlatar belakang insinyur. belakangan ia baru menempuh s-2 di fakultas da'wah universitas al-azhar, kairo. bukunya itu betul-betul spektakuler dan menjadi best-seller.

kenapa bukan ulama yang menulis itu? jangan-jangan ini sebuah isyarat bahwa kelak ketika imam mahdi datang, beberapa ulama akan menolak sebagaimana pendeta-pendeta yahudi-nasrani menolak nabi muhammad. tidak mustahil pula ada aktivis harakah yang akan menolak kedatangan imam mahdi itu. dan sebaliknya, orang islam yang saat ini masih bergelimang kemaksiatan tidak mustahil bisa menjadi prajurit-prajurit yang bergabung dalam barisan imam mahdi. beragama itu bukan urusan ilmu semata, tapi juga amal.

anda pernah mendiskusikan dengan para ulama tentang kekhawatiran di atas? secara formal belum.

anda berencana melakukannya suatu saat? pasti. tapi tunggu dulu lah, sebab sebagian mereka sekarang sedang sibuk menyongsong 2004 (sambil tersenyum). nanti kalau suasananya sudah adem.

dengan tema ceramah futuristik tentang akhir zaman, apakah pernah ada orang yang menilai anda sebagai ustadz yang suka menjadi pengkhayal? alhamdulillah belum ada. tetapi banyak yang bertanya, misalnya tentang kemunculan isa al-masih. bukankah ini bertentangan dengan dalil al-quran yang menyatakan bahwa muhammad adalah nabi terakhir? tidak, karena isa as nanti datang tidak menjadi nabi yang membawa kitab baru. ia menyempurnakan tugas yang belum sempat dikerjakan dulu, yaitu mengajak kembali ahli kitab (yahudi dan nasrani) untuk masuk islam.

ada pula sunnah yang belum dikerjakan isa as, yaitu menikah. padahal beliau kan pengikut syariat muhammad. ada beberapa hadits shahih yang berisi tentang isa as akan menikah.

isa as akan turun dalam usia 33 tahun, persis seperti usia ketika dia dulu diangkat allah swt ribuan tahun lalu. ibarat tape recorder, isa as sekarang ini sedang "pause", nanti turun akan "play" lagi. kelak, menurut hadits, isa as akan wafat dan dimakamkan di dekat pemakaman rasulullah, abu bakar, dan umar di masjid nabawi. saat ini tempat itu masih kosong, dan memang disediakan untuk nabi isa as.
ada pengalaman yang tidak menyenangkan? ada, masih di as, sekitar tahun 1994. saya diundang ceramah di islamic centre oleh orang malaysia di sana. dia berkata, "maaf ustadz, yang dengerin ceramah cuma orang indonesia." "kenapa?" saya tanya. "kalau kita mengadakan acara pengajian terbuka, muslim dari berbagai negara pasti datang kecuali dari i ndonesia. kalau ustadznya dari indonesia dan undangannya dikhususkan untuk orang indonesia, insya allah mereka akan datang." kenapa bisa begitu? dia menjawab, "karena orang indonesia jarang ke masjid."

rupanya, orang indonesia kalau kumpul ya sesama orang indonesia saja. itupun tidak di masjid. menurut pandangan teman malaysia itu, orang indonesia di luar negeri seperti katak dalam tempurung. ini fenomena yang memang sering saya jumpai. kalau kita ke islamic centre atau masjid, kita akan mudah menjumpai kaum muslimin dari arab, mesir, pakistan, bangladesh, tetapi jarang menemui orang indonesia. ini sekaligus kritik kepada para da'i, termasuk saya. kita harus lebih gencar menyerukan kepada orang indonesia ini agar gemar shalat di masjid.*


Biografi Ir Soekarno

Ir. Soekarno (lahir di Blitar, Jawa Timur, 6 Juni 1901 – meninggal di Jakarta, 21 Juni 1970 pada umur 69 tahun) ia merupakan  Presiden In...