Manusia
memiliki berbagai dimensi dasar, baik secara pribadi, jiwa, kelompok, dll. Semua
itu bercampur aduk menjadi potensi dasar atau bawaan manusia, sehingga disadari
atau tidak, manusia telah mengembangkan potensi tersebut, baik secara maksimal
atau tidak, dengan baik atau buruk. Semuanya tergantung manusia itu sendiri dan
lingkungan yang mempengaruhinya.
Kaitanya
dengan hal tersebut, dengan akal manusia yang bisa dikatakan jenius, manusia
dapat menemukan jalan untuk mengembangkan potensi-potensi mereka dengan baik.
Yaitu dengan pendidikan. Manusia mulai sadar akan arti penting pendidikan bagi
kehidupan mereka.
Dalam hal
ini, saya mencoba mencari keterkaitan antara pendidikan dengan manusia. Atau,
apakah arti penting pemahaman tentang hakekat manusia tadi terhadap proses
pendidikan.
Pendidikan
adalah usaha sadar, terencana, sistematis dan berkelanjutan untuk mengembangkan
potensi-potensi bawaan manusia, memberi sifat dan kecakapan, sesuai dengan
tujuan pendidikan.
Pendidikan
adalah bagian dari suatu proses yang diharapkan untuk mencapai suatu tujuan.
Melihat
pengertian diatas, dapat disimpulkan bahwa hubungan pendidikan dengan manusia
itu sangat erat. Adanya pendidikan untuk mengembangkan potensi manusia, menuju
manusia yang lebih baik.
Berbicara
tentang pendidikan, berarti membicarakan tentang hidup dan kehidupan manusia.
Sebaliknya, berbicara tentang kehidupan manusia berarti harus mempersoalkan
masalah kependidikan. Jadi, antara manusia dan pendidikan terjalin hubungan kausalitas.
Karena manusia, pendidikan mutlak ada; dan karena pendidikan, manusia semakin
menjadi diri sendiri sebagai manusia yang manusiawi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar